Guys, pernah kebayang nggak sih, Gedung Putih yang jadi simbol negara adidaya, tiba-tiba disulap jadi arena pertarungan MMA? Nah, ini beneran kejadian (atau hampir kejadian!) di era kepemimpinan Donald Trump. Sebuah acara gulat MMA, yang disebut UFC Freedom 250 dan disponsori sama minuman energi hits kayak Monster Energy, rencananya mau digelar di Halaman Selatan Gedung Putih. Kedengeran absurd banget, kan?
Jujur aja, ide ini dari awal udah bikin banyak pihak geleng-geleng kepala. Pertunjukan MMA di lokasi sesakral Gedung Putih itu, dari sononya emang udah nggak bakal bisa dibilang 'puncak martabat'. Ibaratnya, udah diprediksi bakal jadi tontonan yang... ya gitu deh. Dan bener aja, menurut laporan dari wired.com, acara UFC Freedom 250 ini bahkan gagal melewati standar terendah sekalipun. Alias, bukan cuma nggak bermartabat, tapi juga nggak berhasil tampil memukau atau setidaknya 'acceptable' di mata publik.
Bayangin aja, para pejabat dan tokoh penting dunia biasanya berdiskusi di sana, eh ini malah ada gebuk-gebukan ala octagon. Rasanya kok kurang pas dan justru bikin acara ini jadi semacam kontroversi yang bikin 'cringe' internasional. Mungkin ada beberapa hal yang emang lebih baik nggak dicampuradukkan ya, guys. Antara politik serius negara dengan gemuruh tinju dan tendangan di ring octagon? Hmm, rasanya kok kurang matching aja gitu!