Halo Sobat Kampus! Sadar atau nggak, bahasa Inggris yang sering kita pakai buat nugas, nge-chat dosen, atau nongkrong di kafe ternyata punya banyak rahasia tersembunyi. Yap, sekitar 80% kosakata bahasa Inggris sebenarnya adalah hasil pinjaman dari berbagai bahasa di dunia, termasuk bahasa Hindi! Nggak percaya? Yuk, kita bedah bareng-bareng sejarah unik di balik kata-kata yang biasa kita ucapkan sehari-hari.

Sejarah Pertemuan Dua Budaya Lewat Bahasa

Bahasa Inggris memang dikenal sebagai salah satu bahasa paling berpengaruh di planet ini. Dengan lebih dari 1,5 miliar penutur di seluruh dunia, bahasa ini terus berkembang dan menyerap kosakata baru setiap tahunnya. Namun, di balik popularitasnya, bahasa Inggris punya sejarah panjang yang melibatkan kolonisasi, perdagangan, dan globalisasi.

Kemunculan kata-kata dari bahasa Hindi ke dalam bahasa Inggris sebagian besar bermula pada abad ke-18 ketika Inggris menguasai India. Para pedagang, tentara, dan administrator kolonial Inggris membutuhkan istilah baru untuk mendeskripsikan hal-hal yang belum pernah mereka temui sebelumnya di Eropa—mulai dari lanskap alam, jenis makanan, pakaian, hingga rempah-rempah. Seiring berjalannya waktu, kata-kata serapan tersebut terbawa pulang ke Inggris dan akhirnya menyebar ke seluruh dunia penutur bahasa Inggris.

Menariknya lagi, pertukaran bahasa ini ternyata berjalan dua arah. Nggak cuma bahasa Inggris yang menyerap bahasa Hindi, tapi bahasa Hindi modern juga mengadopsi istilah-istilah teknologi dan administrasi dari bahasa Inggris seperti computer, telephone, internet, dan democracy. Gokil, kan?

15 Kosakata Sehari-hari yang Berakar dari Bahasa Hindi

Biar wawasan linguistikmu makin luas, berikut adalah daftar 15 kata dalam bahasa Inggris yang sering kamu pakai tapi ternyata berasal dari bahasa Hindi:

  • 1. Jungle: Berasal dari kata Hindi "jangal" yang berarti lahan liar atau hutan belantara. Istilah ini diadopsi oleh pemukim Inggris di India untuk menggambarkan area hutan yang lebat dan belum terjamah.
  • 2. Pyjama: Kata yang sangat akrab buat kaum work from home atau anak kosan yang hobi rebahan ini berasal dari gabungan kata "pāy" (kaki) dan "jāma" (pakaian) dalam bahasa Hindi dan Urdu.
  • 3. Bungalow: Istilah arsitektur rumah satu lantai ini berakar dari kata "bangla", yang merujuk pada rumah-rumah bergaya Bengal tempat tinggal para pemukim awal Eropa di abad ke-17.
  • 4. Shampoo: Siapa sangka ritual keramas pakai shampoo punya akar kata dari bahasa Hindi "champo", yang berarti memijat atau meremas. Istilah ini diperkenalkan ke Inggris oleh seorang pedagang asal Bengal bernama Sheikh Deen Mohammad.
  • 5. Juggernaut: Kata ini mendeskripsikan kekuatan besar yang tak terhentikan. Asal-usulnya dari "Jagannāth yatra", sebuah prosesi keagamaan megah di India yang menampilkan kereta raksasa pembawa patung Dewa Jagannath.
  • 6. Cashmere: Kain wol super lembut ini dinamai dari "Kashmir", wilayah di Pegunungan Himalaya tempat kambing penghasil wol berkualitas tinggi dipelihara oleh para perajin lokal di Jalur Sutra.
  • 7. Bangles: Gelang kaku yang sering jadi aksesori fashion kekinian ini diadaptasi dari kata "bangri", sebutan untuk gelang cincin kaca tradisional di India.
  • 8. Thug: Kata gaul untuk menyebut preman atau penjahat ini ternyata berasal dari kata "thag" dalam bahasa Hindi, yang merujuk pada kelompok pencuri dan penipu terorganisir di masa lampau.
  • 9. Bandana: Penutup kepala penuh warna ini merupakan gabungan dari kata "badhnu" (proses ikat celup) dan "bandhana" (mengikat) dalam bahasa Hindi.
  • 10. Khaki: Warna seragam militer dan celana kasual ini berasal dari kata "khak" (debu atau tanah) dalam bahasa Persia yang diserap ke dalam bahasa Hindi dan Urdu untuk mendeskripsikan warna debu.
  • 11. Loot: Istilah populer untuk menyebut barang curian atau jarahan ini diambil langsung dari kata "lūṭ" dalam bahasa Hindi yang dibawa oleh para serdadu kolonial Inggris pada abad ke-18.
  • 12. Chutney: Pelengkap makanan yang lezat ini berasal dari kata "chatṭni" yang berarti "menjilat", merujuk pada bumbu cocol khas India yang kaya rempah.
  • 13. Cheetah: Hewan darat tercepat di dunia ini dinamai dari kata "chita" (berbintik atau bertotol) yang berakar dari bahasa Sanskerta, "citraka".
  • 14. Cot: Tempat tidur portabel atau ranjang lipat sederhana yang sering dipakai saat camping ini awalnya berasal dari kata "khāṭ" di India.
  • 15. Jodhpurs: Celana berkuda yang ketat di betis dan longgar di paha ini mengambil nama dari kota Jodhpur di Rajasthan, tempat asal gaya celana tersebut diciptakan.

Tips Buat Mahasiswa: Jangan Berhenti Belajar Bahasa!

Memahami bagaimana bahasa berkembang membuktikan bahwa budaya di seluruh dunia itu saling terhubung erat. Buat kamu para mahasiswa yang sedang berjuang menyusun skripsi, menulis esai akademik, atau bahkan merintis karier internasional lewat beasiswa luar negeri, memperkaya kosakata bahasa Inggris adalah koentji! Jangan ragu buat terus membaca artikel berbahasa asing, menonton film dokumenter, atau bahkan mempelajari bahasa baru seperti Hindi untuk memperluas cara pandangmu terhadap dunia.

Tetap semangat nugasnya, jangan lupa istirahat yang cukup pakai pyjamas kesayanganmu, dan teruslah mengeksplorasi hal-hal baru di sekitarmu!